1st Flight AL

Awalnya ada rasa khawatir saat pertama kali ngajak AL bepergian dengan pesawat, karena beberapa kali saat Bunda naik pesawat hampir selalu pasti menemui bayi / anak – anak pada jejeritan kesakitan saat pesawat landing maupun take off , sangat kasihan😦 , akhirnya Bunda googling dan mencari apa yang menyebabkan anak – anak selalu rewel saat naik pesawat, ternyata hal itu terjadi akibat perubahan tekanan udara yang terjadi saat pesawat take off maupun landing yang menyebabkan telinga sakit, Ooooo….., makanya kok ada larangan / minimal usia bayi atau ibu hamil boleh naik pesawat ternyata itu penyebabnya. Berikut artikel yang Bunda dapat :

Perubahan tekanan udara yang terjadi saat naik pesawat terbang akan mempengaruhi fungsi organ tubuh manusia terutama telinga. Perubahan tekanan udara yang mendadak akan menyebabkan penyempitan rongga telinga bagian dalam sehingga seringkali kita harus melakukan gerakan menelan air ludah atau mengunyah sesuatu untuk mempertahankan rongga tersebut agar tetap terbuka, pada bayi atau anak yang lebih besar biasanya mereka dianjurkan untuk minum/menyusu atau memakan sesuatu.

Bila rongga tersebut tetap tertutup misalkan karena sesuatu sebab seperti sedang menderita batuk pilek, maka akan terasa sakit sekali. Faktor lain adalah dengan bepergian menggunakan fasilitas umum seperti pesawat udara maka ia akan lebih terpapar oleh segala bentuk transmisi/penularan penyakit terutama yang menyebar melalui udara (airborne disease). Hal ini perlu menjadi perhatian bagi orangtua.

Sebenarnya tidak ada batasan yang baku untuk usia berapa seorang bayi dapat melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang dan tiap maskapai penerbangan memiliki persyaratan tertentu mengenai usia bayi minimal. Sebaiknya setelah usia 2-3 bulan seorang bayi dapat memulai perjalanan melalui pesawat terbang, dimana daya tahan tubuhnya mulai berkembang lebih baik, dan respon terhadap lingkungan baru lebih baik.

Yang perlu diperhatikan adalah usahakan agar bayi merasa nyaman, ceria dan kenyang selama penerbangan sehingga ia melalui pengalaman pertamanya tersebut dengan baik. Dan hindari bepergian melalui udara apabila sedang menderita infeksi saluran napas akut seperti sedang batuk pilek, radang telinga dan kondisi sakit lainnya yang menyebabkan rasa tidk nyaman yang berlebih.

sumber: Dr. Rifan Fauzie, SpA. Dokter Spesialis Anak di Kelompok Kerja Respirologi Anak, Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta.

Sebenarnya bila memang terpaksa harus naik pesawat orangtua harusnya melakukan sesuatu seperti penjelasan artikel tersebut dengan cara menutup telinga anak atau dengan menyusui anak, tapi sepertinya banyak yang tidak paham😦

Untunglah saat bepergian kemarin Bunda menyiapkan berbagai macam hal untuk mengurangi rasa sakit yang akan dirasakan AL, mulai dari earmuff, membawa makanan, dan menyusui AL saat pesawat take off dan landing dan syukur alhamdulillah AL sama sekali tidak rewel sejak berangkat dari rumah naik taksi ke bandara AL bobok, naik pesawat bobok, naik mobil ke rumah kakak bobo lagi, good Son🙂 proud you. Meskipun Bunda harus menutup telinga AL kuat – kuat agar tidak terganggu dengan tekanan udara di dalam pesawat karena earmuff AL kurang bisa menolong😛.

Kemarin kami sekeluarga Ayah, Bunda, AL pergi mengunjungi kakak yang baru melahirkan di Tanjung Tabalong KalSel. Itu merupakan 1st time AL n Ayah naik pesawat😛 , berangkat minggu pagi tanggal 13 Mei jam 07.10 pulang tanggal 17 Mei jam 19.10 . Nah satu lagi Allah sangat menyayangi  kami semua sebenarnya kemarin 17 Mei jam 13.55 Bunda dapat sms dari agency pesawat yang hendak kami naiki bahwa jadwal keberangkatan ke Surabaya ditunda menjadi jam 21.10 waktu itu kami sudah diperjalanan karena jarak rumah kakak – Bandara + 250 km, karena jadwal semula jam 19.10 maka kami berangkat dari Tanjung jam 10.00 . Bunda sangat kaget dan agak takut AL tambah rewel karena saat dijalan AL sudah muntah – muntah mungkin kecapekan😦 .

Jam 16.30 sesampai di Bandara kami cek in dan diinformasikan pesawat telat awalnya kami pasrah lha kok tiba – tiba waktu bayar retribusi boarding Bunda melihat kantor maskapai yang akan kami naiki sudah ramai dengan orang – orang yang komplain delay penerbangan mereka akhirnya kami menuju kantor tersebut dan tiba – tiba ada calon penumpang tanya Bunda “delay juga mbak?” tanya Ibu muda tersebut yang ternyata seharusnya pesawat mereka berangkat jam 15.10 dan mereka baru dijanjikan berangkat jam 21.10 , informasi yang Bunda dapat ternyata ada kerusakan salah satu pesawat sehingga semua jadwal jadi kacau.

Tiba – tiba Bunda dipanggil oleh wanita satu lagi dan mengumpulkan berapa orang yang didelay dan tiket pesawat Bunda diminta dan diganti dengan maskapai lain yang berangkat jam 19.00 syukur alhamdulillah meskipun kami tambah bayar 100 ribu untuk AL, gpp yang penting segera sampai rumah dan AL segera istirahat karena AL sudah semakin rewel….😛

Itulah sedikit cerita 1st AL naik pesawat.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: